KECAMATAN KAPUR IX DI ISOLASI

ecamatan Kapur IX Kabupaten 50 kota diisolasi setelah ditemukan 2.000 ekor ayam milik warga mati secara mendadak pada hari Selasa yang lalu.

Kepala Dinas Peternakan Propinsi Sumatera Barat Edwardi mengatakan daerah itu diisolasi agar virus flu burung yang terdapat disitu tidak menyebar ke daerah lain.

“Setiap kendaraan yang keluar masuk membawa ayam dari Kapur IX disemprot untuk pengawasan lalu lintas burung,” kata Edwardi kepada padangmedia.com, Kamis, (20/11).

Lokasi penyemprotan terhadap kendaraan yang keluar masuk Kapur IX terdapat di Nagari Muara Paiti dan pangkalan. Kapur ix diketahui positif flu burung setelah petugas dari Tim Partisipatory Disense Surveilance Respons (PDSR) bersama petugas kecamata melakukan rapit tes terhadap sejumlah ayam milik warga yang mati pada tanggal 7 november yang lalu. Saat itu sedikitnya 100 ekor ayam milik warga Nagari sialang mati secara mendadak. Sebelumnya pada tanggal 4 november, terdapat 56 ekor ayam milik warga nagari Durian Tinggi mati secara mendadak dan pada tanggal 9 November juga terdapat 100 ekor ayam milik warga nagari galugur mati secara mendadak.

Setelah ditemukan ayam milik warga mati secara mendadak pada tanggal 7 November, saat itu Kecamatan Kapur IX langsung diisolasi hingga daerah itu benar-benar bebas flu burung.

Edwardi menambahkan, Pemerintah Propinsi Sumatera Barat bersama Pemerintah Kabupaten 50 Kota melakukan pemusnahan terhdap ayam milik warga setempat sekaligus melakukan sosialisasi kepada masarakat, untuk menghindari agar jangan sampai terjangkit kepada manusia.

Persoalannya kata Edwardi petugas sedikit kesulitan dalam melakukan pemusnahan, karena ayam peliharaan warga dilepas.

sumber : padangmedia.com / 20 11 08

wdcfawqafwef