Harga Gambir Rp. 6000 per kilo ?, Makan apa masyarakat Kapur IX

Jika tidak secepatnya dicarikan solusi bagi petani gambir di Kapur Sembilan, sangat berdampak negatif bagi perekonomian dan kehidupan masyarakat. Harga gambir yang terus merosot membuat membuat para petani cemas, Terakhir harga gambir merosot hingga Rp. 12.000 per kilogramnya, dari harga semula Rp. 26.000. Disebagian nagari di Kapur Sembilan lainnya yaitu Kotolamo juga ada harga gambir yang merosot hingga 6000 per kilogramnya, jika kondisi ini masih berlanjut sangat dikhawatirkan terhadapt kehidupan masyarakat Kapur Sembilan, di bidang perekonomian terutama terrlihat dampaknya, dan pada dunia pendididkan juga berpengaruh. Diprediksi jika harga gambir tidak naik dalam beberapa bulan kedepan, maka bisa dipastikan akan sangat sedikit sekali lulusan SMA yang berasal dari Kapur Sembilan tidak bisa melanjutkan ke Perguruan tinggi, "Pocaro ka kuliah, gambigh tu ndk diboli urang le", salah satu komentar orang tua yang anaknya lagi menempuh perkuliahan di Kota Padang.
Sat ini datang lagi masalah baru bagi petani, sudahlah harga yang sangat rendah, ditambah dengan tidak adanya lagi pengumpul yang mau membeli gambir tersebut, itu disebabkan karena sebagaian besar gudang dari para pengumpul telah penuh, tidak ada lagi tempat untuk menyimpan gambir itu, sedangkan beberapa bulan terakhir gambir tidak di ekspor, semuanya menumpuk di gudang kata salah seorang pengumpul dari Muaro Paiti.
Memang sangat berat masalah ekonomi yang saat ini dihadapi oleh masyarakat kapur sembilan, semoga para pelajar dan mahasiswa dari Kapur Sembilan bisa menyikapu ini dengan baik dan lebih kreatif dan lebih bijaksana dalam perkuliahan karena perekonomian yang sedang meroosot tajam.(Faradika)

wdcfawqafwef