Google Plus Bukan hanya Jejaring Sosial

CALIFORNIA - Google menyatakan, Google+ bukanlah sebuah jejaring sosial bagi perusahaan mesin pencari tersebut. Pernyataan itu disampaikan seratus hari setelah Google meluncurkannya sebagai 'jejaring sosial'.

"Ini merupakan platform yang memungkinkan kita untuk membawa unsur-unsur sosial ke semua layanan dan produk yang kami tawarkan. Seperti YouTube yang telah hadir di Google+, dan melihat Google+ langsung terhubung dengan pencarian bisnis kami," ujar Senior Vice President Google, Nikesh Arora.

Menurutnya, Google berusaha untuk memastikan menggunakan sinyal sosial di semua produknya. "Ini bukan hanya tentang menempatkan orang-orang di satu situs, dan menyebutnya sebagai jejaring sosial," jelas Arora, seperti dilansir Telegraph, Jumat (11/11/2011).

Arora yang menjadi pembicara dalam Monaco Media Forum, tampak menghindari pertanyaan yang diajukan oleh Telegraph mengenai Google+ sebagai pesaing langsung Facebook.

"Saya yakin ada beberapa fitur di Google+ yang bersaing dengan beberapa fitur di Facebook," tandasnya.

Sementara itu, Larry Page di pekan pertamanya sebagai Chief Executive Google tahun ini, memprioritaskan strategi perusahaan media sosial tersebut dengan cara memberikan bonus pada karyawan, jika semua produk sosial tersebut berhasil.

Artinya, Dua puluh lima persen dari bonus tahunan karyawan Google, tergantung dengan keberhasilan atau kegagalan strategi sosial perusahaan tersebut dalam mengembangkan produknya di tahun ini. (tyo)
sumber : www.okezone.com

wdcfawqafwef