Pondasi Selesai Lapangan “Dihancurkan”


Entahlah, entah apa yang mau diucapkan lagi, sudah tidak ada rasanya harus mengadu pada siapa melihat yang terjadi di Nagari ini, lapangan sepak bola ditengah kampung Nagari Muaro Paiti ini sudah “dihancurkan”, lapangan yang sebenarnya hanya digunakan 2 kali dalam setahun itu kondisinya saat ini memprihatinkan, lapangan yang akan digunakan sebagai tempat Shalat Ied tiap tahunnya itu sudah berubah menjadi tempat  ”hiburan malam”, Ya, pasar malam namanya bagi banyak orang, kegiatan/pasar yang menguras kantong masyarakat yang sedang kenjerit kesusahan dengan kondisi perekonomian, terpaksa harus mengikuti itu semua.

Kalaulah kita boleh menilai dari segi dampak negatif dan dampak positifnya, mungkin kita akan lebih menilai itu lebih banyak berdampak negatif, masyarakat harus mengeluarkan banyak uang untuk acara itu, ditambah lagi dengan ketenangan kampung yang terusik, hingga kerusakan fasilitas umum yang kita banggakan.
Betapa tidak kita banggakan, saya masih ingat hari raya Ied tahun lalu, penyampaian dari pemerintah nagari bahwa tahun ini kita dapat bantuan untuk membuat pondasi di sekeliling lapangan kita ini, tujuannya agar lapangan ini tidak bisa lagi dilalui kendraan ditengah, tidak ada lagi perlintasan di tengah lapangan, semua orang saat itu senang sekali kelihatannya, dengan harapan tahun depan lapangan tempat Shalat Ied kita ini akan bagus, tidak ada lagi kubangan ditengahnya, tapi enatahlah apa yang akan disaksikan banyak orang nantinya ketika Shalat Iul Fitri. Melihat kondisi seperti ini, entah bantuan darimana lagi yang akan didatangkan untuk lapangan kita ini.
Belum lagi kegiatan pemuda nantinya yang biasanya dilaksanakan di lapangan ini, pertandingan sepak bola antar jorong, apakah masih layak untuk digunakan ?, kita tunggu saja nanti, ataukah memang setelah acara ini selesai, lapangan akan direnovasi dan diperbaiki kembali oleh penyelenggara, semoga saja iya, saya sangat berharap perbaikan itu terjadi, mari kita sama sama berdoa. (http://kapurix.com)

wdcfawqafwef